Sebelum Membeli Tanah, Yuk Kenali 3 Jenis Sertifikat Properti

  • Whatsapp
Sebelum-Membeli-Tanah-Yuk-Kenali-3-Jenis-Sertifikat-Properti
Foto dari sepulsa.com

Apakah anda tertarik untuk investasi properti? Investasi properti harus memperhatikan hal hal krusial, seperti lokasi yang dipilih, kelengkapan berkas, dan kondisi property yang anda beli. Memilih properti yang berkualitas baik berarti anda telah memiliki nilai jual tinggi. Oleh karena itu, sebelum memulai investasi ketahui jenis sertifikat properti untuk menunjang masa tua anda. Yuk ketahui macam macam sertifikat tanah dan bangunan pada ulasan berikut!

Macam Macam Sertifikat Tanah dan Bangunan yang Harus Diketahui

1. Sertifikat Hak Milik (SHM)

Jika anda memiliki sertifikat ini, berarti anda sebagai pemilik hak penuh atas bangunan serta tanahnya. Bukti kepemilikan ini menjadi bukti terkuat yang dapat anda buktikan, sehingga tidak ada campur tangan orang lain. Anda juga dapat menjadikan sertifikat ini sebagai angunan atas utang dengan kepemilikan tanah atas nama yang tertera dalam sertifikat tersebut. Pemilik SHM yang diperuntukkan warga negara Indonesia.

Read More

2. Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)

Pemegang sertifikat ini dapat memanfaatkan lahan untuk mendirikan sebuah bangunan yang dapat anda gunakan untuk keperluan tertentu. Sertifikat ini memiliki kurun waktu tertentu, tidak seperti sertifikat hak milik. Telah disebutkan bahwa anda memiliki hak memanfaatkan lahan, untuk pemilik tanah dipegang oleh negara. Biasanya anda dapat memegang sertifikat ini selama 20 sampai 30 tahun atau diperpanjang setelah batas waktu telah habis.

3. Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHRS)

Pernahkah anda melihat rumah susun dengan penghuni yang berbeda beda? Pemiliknya harus memiliki jenis sertifikat properti hak satuan rumah susun karena rumah yang dibangun secara vertikal dibangun di atas tanah bersama. Kepemilikan tanah atas nama seluruh penghuninya, tetapi setiap rumah memiliki sertifikat masing masing. Kepemilikan lahan bersama berguna untuk mengatur hak yang sama antar penghuni mengenai taman dan lahan parkir.

Memulai investasi properti harus ditunjang beberapa pengetahuan umum terkait tanah dan bangunan. Salah satunya lokasi yang dipilih harus strategis serta sertifikat yang harus anda miliki. Sertifikat hak milik dapat anda miliki untuk rumah pribadi anda, sehingga dapat dengan mudah diperjualbelikan. SHGB dapat anda manfaatkan untuk mendirikan bangunan selama beberapa waktu. SHRS dapat dimanfaatkan untuk memiliki satuan unit rumah susun.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *